Gedung Warenhuis De Vries

image

Setiap kali saya melewati jalan Asia Afrika, selalu dibuat terpesona oleh bangunan-bangunan yang memiliki arsitektur bernilai seni tinggi. Coba deh perhatikan, dari mulai simpang lima, Hotel Preanger, Kilometer 0 (Nol), Savoy Homann, Gedung Merdeka, Kantor Pos, hingga  Gedung Warenhuis de Vries, selalu menarik perhatian. Yah, bangunan lain msh byk, tapi gak tau namanya, seperti samping kantor pos, bangunan yang ada jam-nya ituuuhh.

image

Dalam beberapa dasawarsa, bangunan bernilai historis ini tidak dimanfaatkan (lha, kok bisa ya??) sehingga terbengkalai.
Pada tahun 2009 bangunan ini direnovasi oleh sebuah bank swasta nasional yang peduli dengan cagar budaya. Bangunan ini direnovasi dengan pendekatan restorasi agar bangunan ini tetap tampak seperti di tahun 1955.

Warenhuis De Vries terletak di seberang Gedung Merdeka-tempat dilaksanakannya Konferensi Asia Afrika tahun 1955. De Vries juga berada di samping hotel bersejarah Savoy Homann yang berlokasi di KM-0 (nol) Kota Bandung.

image

Bangunan yang merupakan rumah dengan gaya arsitektur Indis yang dibangun pada abad ke 18 ini, dulunya berada di jalan Postwagon. Kemudian, pada tahun 1920 gedung tersebut dibangun kembali oleh Edward Cuypers Architech Hulswit dan menjadi “Werenhuis de Vries” atau “Supermarket de Vries”. Waah, hebat ya Bandung… Tahun 1920 sudah memiliki toserba yang-tentu saja-pada jaman itu khusus untuk kalangan Belanda dan petani2 priangan keturunan Belanda.

image

image

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s