Melipir di Sabtu Pagi

image

Sabtu Pagi….
Ini adalah akhir pekan, tapi saya tetap bergegas pagi-pagi, seperti biasanya. Tidak ada rencana apapun yang terbingkai pagi ini. Tapi langit yang cerah begitu menggoda untuk melipir sebentar saja, sebelum ‘mangkal’ ditempat yang biasa🙂

Sepanjang laju sepeda motor, mood mulai terbangun. Gedong Sate, Taman Dago, Jalan Layang Pasupati, sepertinya menarik buat jadi ‘artikel fotografi’ edisi kali ini. Berbekal kamera henpon yang sudah low-batt, dan selalu mecolok ke power bank, semoga saya bisa menangkap objek dengan baik. Cuuuzz ah, bismillah….

Gedong Sate, Gasibu
Saya selalu tertarik dengan cagar budaya yang bernuansa vintage. Gedung Sate, adalah salah satunya. Sayangnya, sekarang ini sudah agak kesulitan jika kita ingin berfoto-atau memfoto gedung sate. Yep, PKL Tajiir-PKL yang jualan pake mobil-yang membuka lapaknya TEPAT di depan Gedong Sate (biasanya jualan Susu Murni, Busana, Sepatu dll), benar2 mengganggu pemandangan. Beruntuuung, sungguh beruntung… Pagi ini Gedong Sate sedang ada acara -entah acaranya apa-dan saya mendapati Gedung Sate bersiiiih dari PKL, bersiiih dari parkiran-dan saya sendiri bingung, dimana saya bisa parkir motor. Tampak satpol PP bersiaga di tepian jalan. Aaahh, betapa menyenangkan. Saya bisa sangat leluasa mengambil foto ‘tepat’ di depan Gedong Sate.  Yihaaa….
Setelah mendapat parkir agak jauh disebelah utara, saya mulai menikmati pemandangan sekitar Lapangan Gasibu. Sekelompok anak SMA PGII tampak sedang berolah raga adu lari, bersorak riuh rendah. Sementara seorang siswa diantaranya memegang stop watch dan berteriak ” duabelaaass”, dan saya melintasi gerombolan tersebut dengan tatapan ‘saya ikutan dooong’.

image

Kemudian saya berdiri tepat di bawah tiang bendera yang ada di lapangan Gasibu, tak ada apapun yang menghalangi pandangan ke arah Gedong Sate yang tetap anggun dan megah seperti tak lekang olah zaman. Hal sederhana tersebut (berdiri dibawah tiang bendera menatap Gedong Sate) ternyata membahagiakan. Apalagi kalo menatap sate segede gedong ya #Preeett!

image

Tampak pula segerombol orang  sedang melakukan sesi pemotretan pre-wedding di tangga Gasibu sebelah selatan, dengan background Gedong Sate. Kru-nya tampak sibuk, ada yang mengarahkan gaya, ada juga yang memegang-buat aku mirip nyiru atau nampan besar mengilap-dihadapkan pada sepasang calon pengantin berbaju putih-putih berwajah wajah kikuk.

image

Saya menyebrangi jalan yang mulai padat kendaraan, berdiri didepan pagar yang dihalangi orange cone dan mulai mencari angle yang pas dalam membuat mahakarya ‘artikel’ ini dan membiarkan satpam yang mengawasi dari jauh dengan pandangan curiga….

image

Taman Cikapayang  D  A G O
Selanjutnya, sepeda motor mengarah ke Taman Cikapayang. Ruang terbuka hijau yang didesain oleh Ridwan Kamil-sekarang menjadi Walikota Bandung-adalah salah satu RTH favorit di Bandung.

image

Taman dengan huruf-huruf besar berwarna warni D A G O, serasi menghias sekaligus identitas taman ini. Pada saat saya kesana sudah ada beberapa orang dari komunitas gowes yang sedang ngaso disana. Biasanya kalo sore, banyak  orang sekedar nongkrong, atau foto-foto di huruf D-A-G-O-nya. Biasanya ada juga komunitas skateboard yang berlatih-beraksi disini.

image

Jalan Layang Pasupati
Oke, selesai dari Taman Cikapayang, saya meluncur ke jalan layang Pasupati. Tak jelas, apa yang saya mau disini. Hanya sekedar ingin memandang ke arah selatan jembatan dan melongokan kepala kebawahnya untuk melihat kepadatan rumah-rumah penduduk yang tampak pabalatak dan tampak rapat nyaris tanpa celah. Wowow….

image

Dari kejauhan, tampak Hotel Novotel, Gedung BRI Alun-alun dan ‘Two Tower’ menara Masjid Raya Bandung. Sebenarnya, saya masih ingin melanjutkan ke Braga atau Jl. Asia-Afrika (yang kalo sabtu pagi, jalannya lowong dan enak buat motret bangunan vintage). Tapi sepertinya, waktu tidak memungkinkan dan saya harus segera bekerja. Petualangan membuat ‘artikel fotografi’ nya, dilanjutkan  esok, atau lain waktu kali yaaa….

***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s