Ujian Jumat Siang

Tadi siang, sekitar satu jam setelah bubaran sholat jumat, kami sedang berkumpul, berbincang di Trotoar Q*ta-tempat dimana kami mencari nafkah. Saya baru saja mebuatkan secangkir Cappucinno buat seorang pemuda, sementara pasangan si pemuda itu memesan batagor, dan duduk berdekatan di posisi agak teduh, antara gerobak teh botol dan gerobak batagor. Saya sendiri melipir ke gerobak Gudeg Jogja, untuk sekedar mengobrol, berhaha-hihi di tempat yg lbh teduh….

Tiba-tiba, dikejutkan oleh suara krraakk….booom pyaaarrr….!!! Sebatang dahan sebesar paha orang dewasa, jatuh tepat mengenai gerobak teh botol saya.  Walaupun sempat tertahan oleh parasol-payung besar berwarna oranye, tetap saja dahan tersebut sukses memecahkan ettalase dan membuat dagangan berhambur porak poranda. Bunyi dahan yang menimpa etalase kaca itu cukup membuat brigidik…. Bagaimana tidak, saat insiden terjadi saat situasi di trotoar sedang ramai.

Alhamdulillah, Pemuda dengan pasangannya itu selamat, tidak cedera. Hanya batagor dan kopinya menjadi kotor bertaburan serpihan kayu kering. Padahal, jaraknya hanya tinggal 1meter saja dari batang kayu itu. Yang membuat kami shock, dan terdiam untuk beberapa saat adalah beberapa waktu sebelumnya kami masih berkumpul di bawah payung sosro itu. Saya, yang tidak pernah jauh dari gerobak sambil ber-sosial media, sudah menjauh dari tempat itu entah karena dorongan naluri-yang saya pun tidak tahu. Begitu pun bocah 1,5tahun-putra sahabat saya Tata-pedagang batagor-yang biasanya bermain2 dengan kunci yang menggantel di deretan teh botol, saat itu sedang digendong, dan melipir di wilayah gerobak Gudeg Jogja.

Sungguh, luar biasa! Tidak satu pun dari kami yang cedera. Sesaat setelah kejadian, ‘tetangga’ kami berhamburan, menolong. Ada yang memungut dan mengumpulkan barang dagangan yang bercerai berai, menyapu pecahan kaca yang berserakan, ada juga yang menyelamatkan dagangan yang masih bisa diselamatkan sampai rame-rame mengangkat dahan yang menancap di ettalase dengan indahnya.

Terima kasih ya Alloh, masih menyelamatkan umur saya, melindungi kami, pelanggan kami, dan saudara-saudara saya di Trotoar Q*ta. Terima kasih teman2, yang berhamburan datang membantu : Andri, Mang Sumarna, Lek Siyo. Empati kalian sangat membantu spirit kami, khususnya saya pribadi. Makasih ya, semoga Alloh membalas kebaikan kalian.

Biarlah kerugian atau kehilangan materi, kami masih bisa cari lagi esok hari. Semoga Engkau lancarkan dan Engkau mudahkan urusan kami. Semoga Engkau menggantinya dengan rejeki yang lain, yang lebih banyak dan lebih barokah. Aamin ya Rabbal ‘alamiin….

6 thoughts on “Ujian Jumat Siang

  1. Subhanallah,,,,
    alhamdulillah ya a iwan,,semuanya selamat,,,
    saya bacanya deg-degan banget.

    aamiin aamiin semoga Allah menggantinya dengan rejeki yang lebih baik ya a’ iwan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s