Saat Bidadari Turun ke Bumi

Saya sudah keluar dari komplek perumahan sejak jam 6.30 pagi. Memacu sepeda motor-pelan saja, karena sambil berencana ‘mau apa minggu pagi ini?’. Libur adalah jawabannya, tapi kalo memang libur, trus mau apa?

Sedikit agak bimbang, tercabik antara tetap memaksakan berjualan atau  memaksakan libur, saya menengadah ke langit sebelah barat. Hmm…langit  berawan agak gelap, mungkin mendung karena masih pagi. Sementara, di sebelah timur, matahari sudah mulai menghangati. Selarik lengkung berwarna-warni agak pucat tampak menggantung diujung antara tebalnya awan dan pegunungan yang mengarah agak ke utara. Yap, hanya sedikit saja bentuk pelangi itu, seperempat lingkaran pun sepertinya tidak. Tetapi semakin lama saya pandang, warnanya semakin tampak cemerlang.

image

Kadang teringat cerita jaman dulu, kalo kita lihat pelangi, maka bidadari dari khayangan sedang turun ke bumi, mandi di mata air yang ada di bumi ini. Seperti cerita Jaka Tarub kali yaaa. Tapi, ini tahun 2013, helllooo… Maudy Ayunda aja gak bakalan mau mandi di mata air, apalagi bidadariii…. Yang jelas, ini adalah fenomena alam yang biasa. Kebetulan, saya termasuk orang yang beruntung bisa menikmati pelangi di pagi hari, lebih beruntung lagi kalo menemukan tujuh bidadari mandi, wadaaww….

🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s