Mengapresiasi Album Citra Scholastika, Pasti Bisa!

image

Ada yang menyodorkan album Citra Scholastika Pasti Bisa tadi siang. Agak tertarik, karena salah satu single-nya Everybody Knew termasuk yang saya suka. Musiknya mengingatkan saya pada grup band Bunglon yang beraliran swing-jazz gitu.

Sebelumnya, saya tidak mengenal siapa itu Citra? Yang katanya jebolan Indonesian Idol – tapi pada saat acara itu tayang, saya tidak pernah nonton-karena idol2an itu membosankan, penuh drama, jenuh! Tidak pernah tau nama Citra Scholastika, hingga muncul single Everybody Knew yang saya sukai ituuuuhh.

Hmmm… tapi setelah mendengar album ini secara keseluruhan kening saya berkerut. Ini diluar ekspektasi saya. Mungkin ini hanya masalah selera. Atau saya yang tidak up-to-date dengan trend musik masa kini, tapi inilah pendapat saya….

image

Album ini dibuka dengan lagu Pasti Bisa. Lagu yang sesuai dengan judul albumnya ini sepertinya pernah dilempar sebagai single. Saya tidak asing mendengarnya, tapi tidak ada ‘magnet’ yang kuat di lagu ini. Dengar-selesai-ya udah!

Track kedua berjudul Sadis. Yap, benaar….ini adalah cover lagu Afgan. Tidak ada yang istimewa, baik dari arransemen musik maupn arransemen vokal. Karakter Afgan masih kuat, sehingga saya tidak bisa bilang kalo Citra lebih bagus dari Afgan.

Everybody Knew disimpan di track ke 3. Lagu yang pastinya melambungkan nama Citra-buktinya saya jadi tahu juga :p. Nyatanya, ini adalah lagu paling kereeen yang ada di album ini. Ada takaran pas antara musik, vokal, improvisasi, dan kekuatan liriknya.

Kemenangan Cinta adalah track selanjutnya. Lagu galau ini benar2 ‘enggak Citra bangeet’. Disini, kita tidak akan menemukan vokal Citra yang biasa main di zona rendah dengan warna khas-nya. Alih-alih suara Citra digiring dengan teknik ala Krisdayanti polesan Anang Hermansyah. Hasilnya, jujur…saya tidak suka!

Pada track Denganmu warna vokal khas, dan musiknya kembali pada ‘fitrah’nya sebagai seorang Citra. Lumayanlah, kekecewaan di track sebelum2nya, agak terobati disini.

Seperti sengaja ingin mengeksplorasi dan bereksperimen, Citra berduet dengan Delon di lagu Badai dan Kasih lagi-lagi, saya tidak menemukan poin lebih untuk Citra. Dilagu ini-mungkin untuk keperluan komersial-arransemen dibuat lebih orkestra. Kedengarannya Citra berusaha mengimbangi Delon yang ber—gymnastic vokal. Tapi kembali masalah selera, bukan ini yang saya mau dari seorang Citra!

Lagu Mama Papa secara musik dan vokal sebenarnya sudah kembali pada benang merahnya. Sayangnya, lagu dengan tema seperti ini juga bukan tema yang pas dinyanyikan seorang Citra. Lebih pas dinyanyikan Cherrybelle kayaknya… :p

Lagu yang beberapa waktu lalu dijadikan single radio Seruan Kebaikan disimpan di track ke 8. Lagu bertema spirit kehidupan seperti ini bukanlah lagu yang bisa diandalkan. Lagu genre seperti ini biasanya kalah telak dibandingkan dengan lagu cinta.

Satu lagu yang menurut saya bagus adalah Alasan Terbesar feat Piyu. Melodi2nya asyik, musiknya oke, liriknya juga bagus. Kalo saya jadi MD di Radio, lagu ini saya jagoin deh…

Memasuki lagu CITRA saya sudah mulai ‘sreg’ kalo ini oke. Sayang, semakin ke tengah lagu, liriknya agak lebay. Menyisipkan melodi2 dan lyric2 berbahasa jawa, adalah sah sebagai buah kreativitas dan kesannya lagu ini terlalu ‘centil’.

Dari awal, lagu Berlian sudah mirip lagu tahun 80an Januari Christy, Melayang. Walaupun tidak terlalu istimewa,.tapi di lagu ini, musik dan vokal Citra kembali ke cirinya.

Nah di track terakhir, Galau Galau Citra kembali ‘keluar dari rel-nya’. Vokalnya jadi lebih mirip Astrid dan musiknya juga lebih ballads. Mungkin maksudnya, supaya lebih variatif dan lebih kaya harmonisasi. Tapi… lagi-lagi gak setuju

image

Well, album ini bukan album yang setelah distel dari track pertama hingga track terakhir, trus kita ingin mengulanginya. Belum. Baru sebatas dengerin dari track pertama sampe selasai, sesudah itu : ya udah!

image

Sampulnya pun kurang menarik. Layoutnya tumpang tindih. Bahkan selain lagu Alasan Terbesar, tidak ada kredit titel pada setiap lagu. Saya tidak menemukan informasi siapa2 saja dibelakang lagu Everybody Knew-misalnya. Tidak tertulis lengkap (kecuali di deretan thank list).

Tapi sudah laaahh…toh saya tidak mengeluarkan biaya untuk menikmati CD ini. Hanya dari seorang teman yang menyodorkannya-lalu saya terima. Tapi, kenapa juga orang itu ngasihin CD ini sesudah makan di resto ayam goreng? Mungkin karena…..

😉

*…dan saya pun menyimpannya dilaci*

image

2 thoughts on “Mengapresiasi Album Citra Scholastika, Pasti Bisa!

  1. Wadooh jadi agak males pinjem cd nya juga #eh hihihi…
    Btw nampaknya Citra (baca: produsernya, red.) harus berani bayar lebih mahal buat bayar arranger lagu di next album imho

    1. Mungkin maksudnya ‘mengeksplorasi’ Ju, tetapi akhirnya warna album ini menjadi tidak seragam… Banyak yang dipertaruhkan sebenarnya… Masih sgt mungkin kalo masyarakat suka, mungkin akan ada banyak hits lain….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s