Pengalaman pertama, mengangkasa ke Surabaya

Tanggal 11 Maret, juga merupakan hari yang bersejarah buat saya. Hari dimana untuk pertama kalinya saya naik pesawat terbang. Selasa, 11 Maret saya mendapat tugas untuk pembuktian dokumen lelang ke Surabaya. Nah, jadilah saya berangkat dari Bandung menggunakan pesawat Lion Air jam 6.10 pagi. Sejak subuh, jam 4.30 pagi, saya sudah meluncur menuju bandara. Setelah check in, dan membayar airport tax, saya pun duduk di ruang tunggu. Dengan sekoper besar berisi dokumen kontrak asli, saya berlagak jaim di Bandara. Walaupun agak deg2 an (maklum, pertama kali di Bandara, sendirian pula) tapi berusaha agar tidak terlalu celingukan sih…

Begitu pintu pemeriksaan tiket dibuka, dan kami dipersilahkan masuk, gairah saya mulai memuncak. Tidak sabar rasanya untuk melihat, pesawat mana yang akan saya tumpangi. Saya bergegas menuju burung besi berwarna putih dengan motif merah terang “Lion Air” yang sudah menunggu di keremangan pagi. Saya masuk pesawat dari arah pintu depan, dengan ucapan selamat pagi dari seorang pramugara ganteng yang berjaga didekat pintu masuk. Saya mulai mencari nomor kursi yang sesuai, yaitu 25A. Menelusuri sepanjang kabin. Aahh, disini ternyata, hampir pas ditengah2 dengan posisi disamping jendela, persis! Setelah menyimpan koper di bagasi kabin, saya duduk, dan mulai menikmati setiap jengkal interior pesawat, menyapu pandangan ke segala arah, dan memandang ke arah luar dimana pesawat2 lain yang tengah di parkir. Begitu pesawat mulai bergerak pelan, saya berdoa. Ada gairah, ada senang, ada syukur ada cemas, bercampur aduk jadi satu. Saat perlahan pesawat mengangkasa, saya tidak bisa menggambarkan perasaan saya…

image

Sepanjang perjalanan selama 1 jam 15 menit perasaan saya campur aduk. Saya sudah menahan diri, untuk tidak memotret, khawatir nampak katrok dan ketahuan banget kalo saya baru pertama naik pesawat. Tapi, akhirnya saya menyerah pada situasi. Tidak mungkin saya membiarkan lolos pemandangan indah diangkasa, saat pagi cerah begini. Beberapa kali saya memotret gumpalan2 awan yang berpadu dengan langit biru, diterangi cahaya matahari pagi.  Sayap pesawat yang tepat berada di depan mata, menjadi objek yang begitu menarik selama pesawat mengangkasa. Setelah 1 jam mengangkasa, kemudian pesawat mendarat dengan sempurna di Bandara Surabaya. Alhamdulillah, puji syukur… Yap, tanpa membuang waktu lama, fokus saya mulai berbeda… sekarang saatnya bekerjaaaaa… !

image

4 thoughts on “Pengalaman pertama, mengangkasa ke Surabaya

  1. perasaan deg-degan dengan berbagai perasaan itu selalu aku rasakan setiap naik pesawat A’ Iwan😀

    akupun kalau di pesawat suka foto-foto kok, soalnya pemandangan yang disuguhkan saat naik pesawat itu indah-indah. Pernah dua kali lupa ngeluarin kamera dari tas, nyesel banget karena pemandangannya beneran keren pisan

    1. Oh gituuu, Ra… saya kira perasaan ‘jumpalitan’ itu karena yang pertama kali, sendirian pula…

      Pada saat aku foto2, agak malu2 siih… bisi dibilang katrok hehehe, ternyata enggak ya?? Hal itu ternyata wajar… hehehhe

      Makasih Ira…

      1. aku sih selalu ngerasain adrenalin a iwan kalau mau naik pesawat😄

        hihihi akupun ga tahu kalau menurut yg ngeliat kayak gimana. Tapikan sayang aja kalau objek yg indah ga diabadikan a iwan😆

      2. Iya, Ra. Faktanya adalah orang disamping saya udah beberapa kali melirik jendela pesawat dengan tatapan pengen motret dan dia jaim…😀😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s