Berteduh di Tempat yang Tepat

Sore ini, dalam perjalanan menuju pulang…saya kehujanan di sekitar Cikadut. Awalnya sih cuma gerimis, tapi semakin ke timur, hujan semakin deras. Jadilah saya menepi dan berteduh di daerah Sukaasih di sebuah bengkel yang sudah tutup. Disampingnya tampak penjual kue balok. Yap, penjual kue balok ini sepertinya belum terlalu lama, karena setiap hari lewat jalan ini, baru beberapa hari saja saya lewat.

image

Ada dua pembeli yang sedang duduk sambil menikmati kue sambil mengobrol. Tampak dua orang lain hanya berdiri saja menunggu pesanannya dibungkus. Saya mulai tertarik dengan kue vintage khas parahyangan ini. Saya mulai mendekat dan pesan untuk dimakan ditempat. Si bapak penjualnya dengan ramah menunjukan kue balok yang berjejer pada sebuah kotak anyaman, untuk diambil saja langsung jika mau dimakan di tempat. Saya mengambil 2, dialasi kertas nasi. Wooowww, masih hangat…dan aromanya haruuummm. Pantas saja, kue balok dimasaknya menggunakan arang…

image

Menikmati kue balok, cocoknya dengan teh tawar panas. Benar saja, Bapak penjualnya langsung membuatkan segelas teh panas agak pahit, sambil berujar bahwa kue balok cocoknya dengan ini. Waaaahh, rezekiii…kehujanan, kedinginan, berteduh…disuguhi segelas teh tawar panas-agak pahit-lengkap dengan kue baloknya. Helllaaawww… Alhamdulillah bangeeett… Kue balok nan lezat ini harganya seribu rupiah. Kalo beli yang setengah mateng, pemukaan bagiannya masih leleh gitu, enaaaakk… cobain deh…!

image

(Beneran kaaaan, kue Balok…bukan kue cubiiit… :p )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s