Sukses Konser Gajah Tulus Bukti Eksistensi Musik Indie

Tulus, sukses menggelar konser tunggalnya yang ke 4 bertajuk “Konser Gajah Tulus”. Bertempat di Gedung Sabuga (Sasana Budaya Ganesa), Jl. Tamansari Bandung. Ribuan penonton mulai memadati antrian sejak pukul 4 sore-padahal gerbang baru akan di buka mulai yang dibuka pukul 6 sore. Saking panjang-nya, antrian mengular sampai ke tempat parkir sepeda motor. Wajar, karena 3500an tiket masuk yang disediakan pihak panitia penyelenggara sudah ludes terjual.

image

Konser yang sekiranya akan dimulai pukul 19.30, molor hingga 1 jam. Hal tersebut sangat dimaklumi, mengingat antrian penonton diluar gedung masih sangat panjang. Penonton yang tidak sabar mulai memanggil nama Tulus sambil bertepuk tangan. Sekitar pukul 20.30 layar besar dan lampu sorot dinyalakan, sorak sorai membahana di dalam gedung. Intro lagu dimainkan, jeritan dan histeria penonton semakin menjadi. Sekitar 20 personel pemain musik memasuki panggung satu persatu, dan Tulus langsung datang menggebrak konser dengan LAGU BARU sebagai pembuka.

image

Tanpa jeda, Tulus melanjutkan dengan lagu bernuansa country, BUMERANG. Sepanjang lagu, penonton ikut bernyanyi seolah ingin menguasai bait demi bait lagu. Usai lagu Bumerang, musik berubah menjadi gamelan sunda. Sosok penari topeng muncul di atas panggung memainkan perannya-disambung dengan lagu diorama. Kejutan ini membuat penonton memberikan aplause.

Ada komunikasi dan obrolan-obrolan hangat saat jeda. Tulus, yang konon selalu berusaha mengusir rasa gugupnya dengan bercanda dan mencoba lebih dekat dengan penonton. Tulus pun sukses membawakn lagu GAJAH, 1 HARI DI BULAN JUNI dan TEMAN PESTA tanpa satupun penonton berdiam, semua ikut bergoyang dan ikut bernyanyi.

image

sumber foto : @demajor_info

Berikutnya, Tulus dibantu vokal latar dan personel lainnya, menunjukan kebolehan ber-accapella. Siapa sangka jika lagu TUAN NONA KESEPIAN dibawakan Tulus secara apik. Harmoni vokalnya saat ber accapella sangat indah dan terasa mengesankan. Begitu pula dengan lagu MENGAGUMIMU DARI JAUH, yang dibawakan Tulus sambil membawa teks lagu. Tulus khawatir salah lirik dengan lagu yang diciptakannya 5 tahun lalu bersama sahabatnya yang kini bermukim di Manado. Lagu tersebut, merupakan lagu yang di upload di youtube, tidak ada di album, dan tidak pernah dinyanyikan sebelumnya di konser manapun. Tapi tahukah Anda?? Begitu intro petikan gitar dimainkan, seluruh penonton langsung ikut bernyanyi dan hapal lagu ini. Hai, Tulus….sihir apa yang kau bawakan malam ini, heh??

image
Sumber Foto : @bangjose

Tulus memenuhi janjinya untuk mempersembahkan lagu-lagunya menjadi ‘berbeda’ di konser semalam. Lagu JATUH CINTA dibuat dengan aransemen ala broadway yang lebih mewah dan rancak. Pun lagu TEMAN HIDUP dibuat versi swing, menjadi lebih jazzy tapi tetap chillout. Begitupun dengan LAGU UNTUK MATAHARI, yang biasanya kental dengan jazz-fussion, berubah kemasan menjadi nuansa disko 80’s dengan hentakan drum yang lebih dinamik. Berpadu dengan tata lampu yang tepat, Lagu Untuk Matahari menjadi lebih menawan dan mempesona. Terpujilah Kang Ari ‘Aru’ Renaldi, yang mengarsiteki semua komponen arransemen musik malam ini….

image
Sumber foto : Roi Radio

Adalah bonus, saat Tulus menyanyikan lagu SERIBU TAHUN milik Jikustik yang ada di Album Kompilasi milik Pongky Barata. Sangat membanggakan saat Tulus menyanyikan secara perdana, sebuah lagu yang menjadi Soundtrack Filem 3 Nafas Likas, sebuah film layar lebar yang akan tayang 16 Oktober mendatang. Tampaknya, filmnya kereen deh…

image
Sumber foto : @infobdg

Sebelum konser ditutup, Tulus menyanyikan lagu SEWINDU dibawakan lebih jazzy dan terasa lebih ‘mahal’ aransemennya. Sedangkan di lagu SEPATU, penonton bernyanyi sangat-sangat kencang seolah bisa menyanyi lebih bagus dari Tulusnya sendiri. Konser ditutup dengan lagu JANGAN CINTAI APA ADANYA. Hei, jangan bilang kalo konser sudah selesai tanpa menyanyikan lagu wajib ini, karena percuma. Penonton akan tetap berdiri dan menunggu Tulus untuk kembali ke panggung menyanyikan lagu ini. Riuh rendah semua penonton mengikuti setiap alunan lagu. Hampir sepanjang konser, setiap penonton bernyanyi dan bergoyang. Tulus benar-benar telah memberikan hiburan yang menyenangkan. Dihadapan 3500 penonton, setiap nada yang dilantunkan adalah sihir…yang membawa euphoria hingga berhari-hari dibenak yang menyaksikan. #KonserGajahTULUS : PEETJJAAAHHH!!!

2 thoughts on “Sukses Konser Gajah Tulus Bukti Eksistensi Musik Indie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s