Mengisi Akhir Pekan #4 : Taman Sejuta Umat, Taman Alun-alun Kota Bandung

image

Saya menyebutnya taman sejuta umat. Sudah 3x saya datang Taman Alun2 Bandung, tapi selalu penuuuhh. Maksud hati mau ikut2 main stream, berfoto selfie di lapangan yang terkenal gara2 rumput sintetis-nya ini, ada daya belum terlaksana. Kali kedua, pernah juga datang ke taman ini, di perjalanan sih cerah. Tapi, di taman alun2 baru saja selesai hujan. Alhasil, rumputnya basah…boro-boro bisa dipake duduk-duduk, selfie atau main bola… gagal maniiiing…..

Nah, selepas dari Taman Cibeunying, maksudnya kami mau cari taman lain, untuk menyantap perbekalan kami, Nasi Timbel. Tujuannya adalah Taman Musik Centrum (sebelumnya pas liat dari Bandros-tadi pas melintas-taman ini sepi, gak banyak orang), maka meluncurlah kami kesana. Sayang, begitu sampe sana, sdh ada banyak orang yang hendak mendirikan tenda. Sepertinya akan ada acara di Taman Musik. Tanpa berpikir panjang, kami sepakat meluncur ke Taman Alun-Alun Bandung.

Setelah parkir di basement, kami langsung menuju lapangan berumput sintetis. Cuaca cerah, bahkan panas. Keponakan langsung melepas sendal dan langsung berlarian di rumput. Sekejap, langsung mereka menepi. Rumputnya PANAASSS! Oh ya?? Begitu saya coba, iya juga rumputnya panas, dan tidak nyaman. Tapi aneh, masih saja banyak anak-anak bermain bola dan orang tua menunggui di tepi taman. Saya memutuskan untuk berteduh dan menunggu cuaca rada iyuh dulu. Awalnya kami mencari tempat di pinggiran taman alun2, rindang di bawah pohon. Tapi, setelah sholat dzhuhur, kami memutuskan bersantai di teras masjid. Lebih adem dan nyaman. Kami juga melihat, banyak pengunjung taman alun2 ini yang membawa bekal dan menyantap perbekalannya di teras masjid. Yah, selama tertib dan bisa menjaga kebersihan, ya kenapa tidak? Maka kami pun ikut membuka perbekalan kami, dan botram nasi timbel di teras Masjid Agung.

Ternyata, bersantap di teras masjid agung itu nikmaaaaattt. Pantas saja banyak orang yang melakukan hal yang sama. Mungkin karena kami sedang lapar, jadi makanan apapun terasa nikmat. Tapi kami menganggap, ini berkah masjid umat heheheh. Selesai makan dan memastikan bahwa kami sudah merapikan dan membuang sampah pada tempat semestinya. Kami duduk2 saja mengobrol sambil menunggu cuaca sedikit bersahabat.

image

Menjelang ashar, cuaca sore sangat pas, hangat dan tidak panas. Kami orang2 sdh semakin banyak mengunjungi taman alun2. Kami mencari tempat nyaman…dan seperti kebanyakan pengunjung lain, kami membeli bola pada pedagang asongan yang menyamar menjadi pengunjung taman. Dan membiarkan keponakan2 kecil bermain bola. Di taman alun2 ini, semua harus tertib. Tidak diperbolehkan ada orang berjualan dan diawasi ketat oleh petugas Satpol PP. Ini untuk menghindari terjadinya hal2 yang tidak diinginkan. Jangan sampai, taman yang sdh cantik, berubah jadi pasar dan dikuasai lagi oleh para PKL.

Melalu thoa yaang dikeraskan suaranya, petugas Satpol PP kerap mengingatkan kepada pengunjung agar menjaga kebersihan terutama yang membawa perbekalan dan makanan. Mengingatkan untuk tetap waspada dengan barang2 bawaan dan menegur pengunjung yang menggunakan sendal atau sepatu. (Dan yang menyebalkan, pengunjung pura2 tidak mendengar dan terus melenggang dengan tidak tahu malu-yah, itulah Indonesia!)

Semakin sore, semakin ramai dan lapangan rumput mulai duk dek. Beginilah warga kota Bandung menikmati kotanya saat sore hari di akhir pekan. Kami, mengobrol panjang lebar dengan pengunjung lain yang sebelumnya tidak kami kenal, hanya karena kami sama2 membawa bayi dan menjejerkannya di lapangan rumput bagaikan sedang kontes. Sambil mengawasi keponakan2 yang bermain bola agar tidak terlampau jauh dari pantauan, kami menikmati sore dengan sisa perbekalan yaitu minuman dan snack yang kami bawa.

image

Selepas jam 4 sore, kami memutuskan pulang. Sebelumnya, kami bermaksud mengitari jalan Cikapundung dan jalan Braga Pendek terlebih dulu….

Foto :
SuaraMahasiswa.info

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s